h1

Berbagi Kisah Pengalaman Mengurus Visa Schengen di Kedutaan Belanda (part 1)

May 2, 2012

Buat rekan-rekan yang ingin mengurus sendiri Visa Shengen via Kedutaan Belanda, tidak perlu sungkan dan ragu karena proses pengurusannya cukup “bisa” untuk dikerjakan sendiri.

Semua persyaratan yang diperlukan ada di situs resmi Kedutaan Belanda (klik di sini saja kalau mau lihat) atau bisa juga diintip-intip ke situs-situs biro perjalanan yang menyediakan jasa pengurusan visa.

Kalau dari pengalaman saya pribadi, yang saya siapkan antara lain adalah:

  1. Passport yang masih berlaku (passport yang lama juga bisa dibawa, apalagi kalo sudah banyak koleksi stempelnya..supaya bisa jadi referensi kalo kita dah sering kluar masuk negara orang tanpa masalah)
  2. Pas foto terkini (jangan pas foto yang jadul ya..soalnya kemarin ada yang disuruh bikin foto lagi karena foto nya beda dengan dengan orangnya *abis operasi platik kali yee*.. kalau mau aman, di Kedutaan Belanda juga disediakan tempat untuk bikin pas foto.. langsung jadi dan kayaknya gak bakalan salah deh.. harganya *kalo gak salah denger* 50 ribu). Ukuran pas foto nya 3.5 x 4.5, background putih dan si pas foto nya 80% wajah.
  3. Formulir permohonanVisa. Formulir nya bisa di download dari sini. Jangan sampai ada bagian yang kosong. Kalau memang tidak applicable, ya dijawab N/A aja. Trus ditandatangani 2x di nomer 37 dan di halaman paling akhir. Kayaknya kemarin baca di manaaa gitu, katanya info no telp dan email itu hukumnya wajib.
  4. Asuransi Perjalanan. Kalau kemarin pakai AXA Smart Traveller. Lumayan cepet proses nya..dan sistem mereka kayaknya memang sengaja membuat proses nya 15 menit jadi. Note: perhatikan periode yang di-cover oleh asuransi, jangan sampai gak sesuai..pokoke perhatikan tulisan-tulisan kecil yang ada di sertifikat.
  5. Bukti keuangan. Kalau di situs nya kedutaan Belanda, disebutkan bahwa “Bagi pemohon visa yang melakukan perjalanan atas biaya sendiri harus mempunyai uang sebesar € 34,- / per hari.” Tapi kalau (lagi) intip2 dari situs biro perjalanan, minimal saldo di tabungan adalah 50 juta. Yang diminta adalah rekening koran 3 bulan terkhir. Berdasarkn kisah2nyadalam 3 bulan itu tidak boleh ada transfer masuk dalam jumlah besar untuk memenuhi syarat saldo minimal tersebut. Di beberapa blog ada macam2 trik untuk mengumpulkan saldo 50 juta ini jauh2 hari sebelumnya..ada yang pinjam dana, ada yang memindahkan saldo dari rekening lainnya dll dsb. Jangan lupa juga membuat surat referensi dari bank. Pengalaman saya kemarin buat surat referensi dari Bank Mandiri, prosesnya cepet (sehari langsung jadi bisa ditunggu). Kita cukup ke customer service, bilang kalau kita mau bikin surat referensi bank. Nanti kita akan diberikan form yang harus diisi (kalo gak salah kita harus nyebutin instansi tujuan dan tujuan surat itu dikeluarkan) lalu bayar 50 ribu (bisa minta di debet dari rekening juga ko *kalo lupa bayar uang cash).. oh iya jangan lupa bawa buku tabungan dan KTP ya. Kalo untuk nge-print rekening koran di Bank Mandiri, per lembar nya 2500. Truss kalau kita pergi ke Belanda dengan menggunakan surat undangan dan jaminan dari sodara/pacar/temen di sana, maka kalo tabungannya kurang dari 50 juta kayaknya gak masalah.
  6. Reservasi Penerbangan. Kita gak perlu beli dulu tiketnya, tapi bisa tanya2 ke agen perjalanan untuk minta print out konfirmasi booking tiket.
  7. Lembar Pejalanan. Kalau yang satu ini tidak disebutkan di situs nya Kedutaan Belanda, tapi saya dapat ini dari teman. Kalau perlu file nya silakan download di sini. Waktu di ruang tunggu kedutaan,peserta yang dibantuin agen perjalanan, pasti menyertakan form ini pada waktu apply (ga ngerti deh beneran perlu apa enggak).
  8. Surat Keterangan Kerja plus Slip gaji selama 3 bulan.
  9. Akta Kelahiran
  10. Kartu Keluarga
  11. KTP
  12. Kalau ada yang pakai surat undangan atau jaminan dari sodara/pacar/temen di Belanda, pastikan ada dokumen2 sebagai berikut: (a) surat undangan yang ditulis dan ditanda tangan oleh si pengundang, (b) surat jaminan yang sudah diisi lengkap dan sudah dilegalisir di Belanda. Formulir nya ada di sini, (c) fotokopi paspor si pengundang, (d) fotokopi rekening koran (3 bulan) si pengundang ATAU bisa juga pakai slip gaji si pengundang (3 bulan) *fyi si pengundang/penjamin gaji nya minimal 1230,32 EUR per bulan*

Note: semua dokumen tersebut di fotokopi dan asli nya dibawa ya.. jaga-jaga kalo ditanyain.

Kalo tu dokumen udah lengkap semua, nah langkah berikutnya adalah buat janji dengan Kedutaan Belanda. Untuk bikin janji, harus daftar di internet (link nya ada di sini). Pihak Kedutaan Belanda hanya membuka appointment untuk 2 minggu ke depan. Dan kalau sedang peak season, jangan kaget kalo appointment nya bakalan penuhhhh teruss.. (saya pun sempet bingung tiap kali buka link ini, ko penuh melulu ya). Dulu sempet baca blog orang, katanya mesti nunggu jam 12 malam, karena pada saat itulah dibuka appointment untuk hari berikutnya. Setelah saya coba begadang sampe jam 2 subuh, ternyata tidak buka2 juga *sigh*. Nah akhirnya coba telepon ke Kedutaan Belanda, nanyain kapan bukanya.. katanya appointment untuk hari berikutnya baru dibuka setelah jam 6 sore (dan ternyata benar :-D hehehe). Akhirnya sukses deh bikin janji. Oh ya jangan lupa itu bukti bikin janji nya di print ya supaya ditunjukin ke satpam kedutaan.

Tahap berikutnya adalah datang ke Kedutaan Belanda untuk memenuhi janji..untuk mengetahui kisahnya, silakan lihat part 2 yaaa..

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: